Postingan

2024

Selamat tinggal 2024 Tahun yang diawali dengan sebuah tangisan, aku sebagai marketing merasakan kesulitan ditiap bulannya, namun keajaiban di januari 2024 aku masih bisa bertahan dalam 3bulan kedepan. setelahnya aku mencoba untuk keluar dan masuk ke perusahaan yang lebih besar, aku heran kenapa aku seberani itu menantang takdir, seakan ingin tahu apakah benar yang dipilihkan tuhan untukku. Nyatanya aku tidak bisa mengikuti ketidak tahuan diri ini, mungkin keinginanku bukanlah kebutuhanku. aku memang butuh apapun naik secara derastis namun itu tidak bisa semudah itu, akupun menakhiri masa karirku dan tidak melakukan apapun selama berbulan-bulan ingin menyesal kalau aku tidak bersyukur, banyak yang aku korbankan dan aku buang ditambah aku harus merasa terkhianati juga olehnya, dunia bagaikan bom menuju akhir tahun aku tidak mengerti apa diri ini dan tujuan diri sebenarnya, terlalu sering mengikuti alirnya saja nyatanya aku sekarang telah bekerja kembali menuju tiga bulan namun tidak sebe...

Selamat tinggal

Air mata ini telah habis setelah tangis berhari-hariku menghabiskan semua perasaan yang sia-sia ini lalu amarah dan emosi menggelut hingha teriakan dan nada tinggi yang keluar Aku rasa wajar manusia merasakan fase itu semua mengeluarkan yang bisa dikeluarkan tanpa harus pamrih dan merasa tidak enak perasaan ini nyata dengan apa yang dirasa Hingga aku sadar bahwa semua adalah cara-cara dari takdir agar aku belajar lagi mencintai diriku sendiri untuk tidak menerima dan membiarkan siapapun menyakiti Hidupku bukan untuk menerima kata "maaf" seumur hidup hidupku lebih berharga dari itu hidupku lebih sangat bisa menyenangkan daripada sendu ini dunia terus berputar dan berjalan Aku meminta ke diriku juga terima kasih sudah mau menerima perasaan-perasaan tidak menyenangkan itu jelaskan saja dan bilang saja apapun yang terpikirkan bila memang ada hal-hal dalam perasaanmu yang tidak divalidasi Ucapan selamat tinggal lebih indah untuk diucapkan

kecewa

malam dingin sudah tak ada lagi videocallmu yang menggangguku menyuruhku untuk tidak sibuk sendiri dengan duniaku walau hanya diam isinya namun nyaman yang selalu ku anggap aneh taunya biasa saja kini hanya ada kekosongan gemuruh tak seramai dulu tak ada lagi ajakan seringmu meminta temani, temani, temani semesta tidak mengisyaratkan kepedihan semua terkelut dalam emosi dan kesepian sebenarnya itu adalah hal biasa buruknya diri ini mengambil pilihan buruk itu aku menukarmu dengan keheningan menghilangkan pelukan erat yang hangat meninggalkan serpihan jejak indah cinta dingin badanku hingga menggigil ditinggalmu entah harus aku sedihkan ini sampai kapan bahwa nyatanya bertahunpun tak sudah asin ini terasa mengenai bibir dalam sepinya malam dan heningnya hati perihal waktu pun aku ingin kembali walau perih dan pedih tak apa bila akan dikejarmu lagi tak apa bila diusahakanmu lagi tapi lagi lagi, itu hanya mimpi

Apa kita berakhir bahagia?

Dua tahun berlalu Berumur 26 tahun dengan ambisi yang begitu banyak, maaf aku tidak bisa mengabulkan keinginanku dulu. Aku tidak lulus tiga setengah tahun Aku tidak menikah di 22 tahun Aku tidak jadi karyawan tetap tempat kerja pertamaku Aku tidak membeli rumah atas namaku sendiri Aku tidak mengabulkan keinginanku ke Bali Banyak hal yang merubahku, semua berubah. Aku harus merasakan gagal dua kali memberikan judul skripsi ke dosen sampai badanku mengurus Aku sibuk apply kerja saat mengerjakan skripsi Aku terlalu sibuk kerja hingga kehilangan orang terkasihku Aku lupa akan diriku Keegoisan akan tujuan hidup membuat aku tidak memiliki siapa-siapa Terlalu fokus hingga tidak melihat sekeliling Rasa kehilangan akan seseorang itu masih terasa hingga kini Aku masih menangis di tengah malamku Ribuan tangisan dalam lima tahun ini Aku kehilangan Aku hanya bisa memeluk diriku yang dingin dan keras ini Memaksa maju kedepan hingga memagnetkan yang sama kearahku Mungkin semesta mengira aku kuat Namu...

Apa memang rasanya masih ada?

Si pematah hati, jadi siapa yang akan sial mendapatkan diri gue ini? Kalau emang bisa gue memilih untuk nyakitin diri sendiri daripada orang lain, gue emang akan memilih untuk menyakiti orang lain. Gue lebih menyayangi diri gue dari pada orang lain karena gue akan dengan diri gue sampai gue mati nanti. Gue yang banyak kurangnya ini berandai-andai menemukan kesempurnaan yang bisa nemenin hidup gue selamanya. Bagaikan khayalan yang tidak bisa dijadikan kenyataan. Membuktikan bahwa sampai sekarang belum ada yang bisa menemani gue. Gue ingin yang terbaik untuk diri ini, gue pun gak mau melakukan hal yang gue sendiri pun gak suka dan nyamanin. Entah apa yang harus gue pilih nanti, pastinya gue ingin gue bahagia. Perihal untuk orang-orang yang telah gue sakitin, gue merasa itu adalah hak yang bisa gue ambil demi diri gue sendiri karena kalo gue tetep jalanin gue yang bakalan sakit hati. Gue jadi berpikir kalo perasaan sakit itu masih ada berarti memang rasa ini betul-betul belum hilang sempu...

bila ada dia

Kali ini ditengah malam menuju dini hari, aku masih dengan kebiasaan semasa SMAku yaitu menonton drama korea tanpa rasa kantuk. Aku lelah sebenarnya ingin tidur karena jam 7 harus berangkat kerja tapi otakku memaksaku berpikir dan mengkhayal akan hal bahagia yang mungkin seharusnya aku bisa lakukan dengan pasanganku. Bagai fairtile, aku selalu membawa hubunganku ke hal yang melelahkan namun mengasyikan. Hidupku itu YOLO, semua hal baru dan asik selalu dicoba. Aku ingat banyak sekali list impian yang aku buat dulu, bila dipikir-pikir sekarang aku sangat rindu diri ini bahagia seperti dulu. Mungkin bila aku masih memiliki hubungan, aku sudah berkelana kemana mana selama pandemi ini, aku ingin menghabiskan banyak waktu dihidupku dengan orang yang aku sayangi dan yang menyayangiku. Jakarta aquarium, museum macan, seaworld, dufan, taman safari dan berbagai macak pameran fotografi. Atau berkelana mengelilingi bogor bersama, pergi ke bandung , ke jogja atau ke malang bersama. Memang sangat bo...

dewasa menuju tahunnya

there's so many thing wanna talking about. first,  i'm start this year with full energy. i'm hangout with my friend in full day makes me felt so tired as hell. then, aku start hariku dengan bekerja dan bertemu banyak orang. melakukan aktifitas dan meeting di sore harinya. Hingga dihari beikutnya aku tidak ada energi yang cukup untuk bangun dari tempat tidur, yesh i'm drop, Tidak ada tenaga but aku sehat wal afiat, hari yang ku ambil mendadak aku habiskan dengan beristirahat total. Ini merupakan vibes beberapa bulan selesainya aku di tempat kerjaku dan ya aku menerima tantangan dan pelajaran baru lagi Menarik dan mengegangkan, ada plus minusnya jadi aku berusaha untuk memaksimalkan kemampuanku agar tidak dipandang sebelah mata hahaah sometimes being lazy is the best thing yang aku pilih karena aslinya aku mungkin saja bisa tapi aku tidak ada motivasi untuk memulainya dan tidak ada kemauan. so, hari-hariku yang sibukpun berlalu bergitu cepat dan tidak terasa aku sudah mem...