Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2024

kecewa

malam dingin sudah tak ada lagi videocallmu yang menggangguku menyuruhku untuk tidak sibuk sendiri dengan duniaku walau hanya diam isinya namun nyaman yang selalu ku anggap aneh taunya biasa saja kini hanya ada kekosongan gemuruh tak seramai dulu tak ada lagi ajakan seringmu meminta temani, temani, temani semesta tidak mengisyaratkan kepedihan semua terkelut dalam emosi dan kesepian sebenarnya itu adalah hal biasa buruknya diri ini mengambil pilihan buruk itu aku menukarmu dengan keheningan menghilangkan pelukan erat yang hangat meninggalkan serpihan jejak indah cinta dingin badanku hingga menggigil ditinggalmu entah harus aku sedihkan ini sampai kapan bahwa nyatanya bertahunpun tak sudah asin ini terasa mengenai bibir dalam sepinya malam dan heningnya hati perihal waktu pun aku ingin kembali walau perih dan pedih tak apa bila akan dikejarmu lagi tak apa bila diusahakanmu lagi tapi lagi lagi, itu hanya mimpi